PENGARUH TINGKAT KELELAHAN TERHADAP KONDISI PEKERJA FULL TIME DAN PEKERJA SHIFT DI INDUSTRI KULINER

Mardika, Maulitta Puspa (2020) PENGARUH TINGKAT KELELAHAN TERHADAP KONDISI PEKERJA FULL TIME DAN PEKERJA SHIFT DI INDUSTRI KULINER. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Skripsi)
halaman awal.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Lesehan Aldan bergerak di industri kuliner, salah satu cabang yaitu Gejayan berlokasi di Jalan Affandi No.27, Santren, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kebanyakan hasil produksi adalah berupa masakan tradisional. Pekerjaan dilakukan secara manual oleh operator sehingga mengalami kelelahan dan keluhan pada bagian tubuh dari dampak beban kerja yang ditimbulkan. Penelitian ini difokuskan pada faktor pengaruh dan tingkat kelelahan operator dari dampak kerja oleh pekerja full time dan pekerja shift. Penelitian menentukan pengaruh beban kerja terhadap tingkat kelelahan subjektif operator dengan menggunakan kuesioner NBM (Nordic Body Map), tes Bourdon Wiersma dan kuesioner30 item kelelahan subjektif (dari IFRC). Hasil pengukuran dan pengolahan data digunakan untuk merencanakan usulan alternatif mengurangi tingkat kelelahan operator. Hasil penelitian menunjukan pengukuran dengan NBM diperoleh hasil persentase terbanyak dari keluhan sistem muskulus yang dialami pekerja full time adalah leher 71%, bahu kiri 71%, punggung 86% dan kaki kiri 71%. Sedangkan persentase tertinggi untuk pekerja shift adalah leher, bahu, lengan kiri atas, dan tangan kiri yang seluruhnya sebesar 67%. Pengukuran beban mental menggunakan tes Bourdon Wiersma menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan pada pekerja full time adalah 9,4 dan rata-rata kecepatan pada pekerja shift adalah 13,87. Untuk rata-rata ketelitian pada pekerja full time adalah 14,71 dan rata-rata ketelitian pada pekerja shift adalah 7. Sedangkan rata-rata konstansi pada pekerja full time adalah 6,19 dan rata-rata konstansi pada pekerja shift adalah 22,13. Pengukuran kelelahan kerja subjektif dari IFRC pada pekerja full time didapatkan kelelahan 90% dan pekerja shift didapatkan kelelahan 86%. Diperlukan alternatif perancangan kondisi kerja yang sesuai dengan prinsip ergonomi yaitu suatu kondisi kerja yang meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Beban Kerja, Kelelahan Kerja, NBM, Bourdon Wiersma, IFRC
Subjects: T Technology > TF Railroad engineering and operation
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 18 Aug 2020 03:03
Last Modified: 18 Aug 2020 03:03
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/79

Actions (login required)

View Item View Item