PENGUKURAN KINERJA GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN MENGGUNAKAN OMAX DAN PENDEKATAN PDCA PADA PT. PUTRA MULTI CIPTA TEKNIKINDO

RTZ, Kent Fitria (2020) PENGUKURAN KINERJA GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN MENGGUNAKAN OMAX DAN PENDEKATAN PDCA PADA PT. PUTRA MULTI CIPTA TEKNIKINDO. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Skripsi)
Kent Fitria RTZ.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dalam kegiatan sektor industri, proses pada rantai pasok (supply chain) melibatkan ektraksi dan ekploitasi sumber-sumber alam dan mungkin memiliki dampak negatif terhadap lingkungan (Susant et al, 2017).. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya pendekatan terhadap supply chain yang lebih ramah terhadap lingkungan. Green supply chain management (GSCM) merupakan suatu pengintegrasian pemikiran lingkungan ke dalam supply chain management, termasuk desain produk, bahan sumber dan seleksi, proses manufaktur, pengiriman akhir produk kepada konsumen, serta manajemen end-of-life produk setelah masa pemanfaatan akhir (Srivasta, 2007). PT. Putra Multi Cipta (PMC) Teknikindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan barang dan jasa. Perdagangan barang dan jasa meliputi kompor batik, mesin produksi industri kecil, alat ukur dan deteksi skala industri dan laboratorium, workshop batik. Tujuan dari penelitian ini untuk menukur kinerja GSCM di PT. PMC Teknikindo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kondisi kinerja perusahaan terhadap penerapan GSCM. Perusahaan diharapkan responsif terhadap pengukuran kinerja ini, sehingga akan meningkatkan tingkat kinerja terhadap indikator terkait sehingga terjalin continous improvement. Pengukuran kinerja GSCM menggunakan pendekatan Plan, Do, Check, Action (PDCA) dengan metode Analytical Network Process (ANP), Objective Matrix (OMAX), dan Traffic Light System (TSL). Hasil dari penelitian ini adalah nilai total KPI sebesar 4,867 yang berarti bahwa kinerja GSCM PT. PMC Teknindo di belum mencapai target. Hasil dari pengukuran kinerja indikator terdapat 26 KPI kategori kuning, 5 KPI kategori merah, dan belum ada KPI dalam kategori hijau. Berdasarkan hasil tersebut maka, perlu adanya rekomendasi perbaikan terhadap indikator terkait untuk mengoptimalkan pencapaian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: pengukuran kinerja, gscm, omax, anp, TSL, kompor batik listrik
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 14 Aug 2020 03:29
Last Modified: 14 Aug 2020 03:29
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/71

Actions (login required)

View Item View Item