GEOLOGI DAN ANALISIS GEOMORFOLOGI UNTUK IDENTIFIKASI LONGSORAN DI DAERAH KWADUNGAN DAN SEKITARNYA KECAMATAN KERJO KABUPATEN KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH 4/9 Lembar Peta RBI No. 1508-133 (Karangpandan)

Robiullama, Iqrar Bona (2020) GEOLOGI DAN ANALISIS GEOMORFOLOGI UNTUK IDENTIFIKASI LONGSORAN DI DAERAH KWADUNGAN DAN SEKITARNYA KECAMATAN KERJO KABUPATEN KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH 4/9 Lembar Peta RBI No. 1508-133 (Karangpandan). Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Skripsi)
DRAFT PDF.pdf - Accepted Version

Download (11MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
kolom kesebandingan A3.pdf - Accepted Version

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
peta geologi.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
peta geomorfologi.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
Peta kelerengan.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
peta lintasan.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
peta sayatan.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
Peta tata guna lahan.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
Peta zonasi potensi longsor.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
petrografi.pdf - Accepted Version

Download (20MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi)
pola aliran A3.pdf - Accepted Version

Download (789kB) | Preview

Abstract

Daerah penelitian merupakan daerah yang memiliki potensi longsoran maka penelitian ini berujuan utama membuat peta geologi, peta geomorfologi, dan mengetahui sejarah geologi serta sumberdaya geologi daerah Kwadungan dan Sekitarnya, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, serta Analisis Geomorfologi Untuk Identifikasi Longsoran. Metode yang digunakan adalah dengan pemetaan geologi permukaan, meliputi beberapa tahapan, antara lain tahap pralapangan, tahap pemetaan geologi permukaan, tahap analisis laboratorium, dan tahap analisis studio untuk melakukan secoring atau pembobotan menggunakan metode storie. Daerah penelitian terdiri atas 1 satuan geomorfik yaitu satuan geomorfik asal vulkanik (V) yang dibagi menjadi Subsatuan geomorfik lereng vulkanik tengah (V4), Subsatuan geomorfik lereng vulkanik bawah (V5), Subsatuan geomorfik aliran lahar (V12) dan Subsatuan geomorfik kepundan terdenudasi (V1). Pola aliran sungai termasuk parallel dan sub-parallel, dengan stadia sungai muda-dewasa. Stratigrafi mulai dari yang paling tua ke muda adalah satuan lava andesit Mojogedang (a), satuan breksi andesit Mojogedang (b), satuan breksi andesit longsoran Lawu (c), satuan breksi andesit awan panas Lawu (d), satuan batupasir (e), satuan breksi andesit longsoran awan panas Lawu (f) dan endapan campuran (g) yang masih berlangsung hingga sekarang. Struktur pada daerah penelitian berdasarkan pengamatan lapangan dan interpretasi DEM didapatkan dua sesar yaitu sesar mendatar kanan turun Mojogedang diperkirakan, sesar mendatar Bothok diperkirakan dan sesar mendatar kiri turun Sambirejo diperkirakan. Sejarah geologi daerah penelitian diawali Pada kala Piosen yaitu satuan lava andesit Mojogedang dan pada periode yang sama aktivitas vulkanik masih berlanjut dan menghasilkan satuan breksi andesit Mojogedang dan aktivitas vulkanik tersebut terhenti. Pada kala Holosen aktivitas vulkanik Gunung Lawu aktif dan menghasilkan satuan breksi andesit longsoran lawu, proses vulkanik terus berlanjut dan menghasilkan satuan breksi andesit awan panas Lawu yang menjari selaras dengan satuan batupasir, dan adanya proses tenaga endogen satuan breksi andesit awan panas Lawu mengalami longsoran dan menjadi satuan breksi andesit longsoran awan panas Lawu. Sesumber di daerah penelitian melingkupi sumber daya air (air tanah dan air permukaan), lahan persawahan, lahan perkebunan, dan lahan perkebunan industry katret. Bencana geologi di daerah penelitian adalah gerakan tanah tipe aliran (debris flow) dan awan panas dari aktivitas letusan gunungapi. Daerah Sragen dan sekitarnya serta daerah Gondangmanis dan sekitarnya pernah terjadi longsoran besar, serata pada daerah penelitian memiliki potensi longsoran yang dibagi 3 zonasi longsoran, redang, sedang dan tinggi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Geologi, longsoran, storie dan geomorfologi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 06 Aug 2020 02:58
Last Modified: 06 Aug 2020 02:58
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/54

Actions (login required)

View Item View Item