PERBAIKAN POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DI CV. RONI MARINE CILACAP MENGGUNAKAN PROGRAM CATIA

Nugroho, Aji (2021) PERBAIKAN POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DI CV. RONI MARINE CILACAP MENGGUNAKAN PROGRAM CATIA. Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (skripsi)
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

CV. Roni Marine merupakan perusahaan yang memproduksi kapal dan perahu nelayan yang berlokasi di Kabupaten Cilacap. Proses pembuatan kapal pada CV. Roni Marine menggunakan tenaga manusia. Proses pembuatan kapal dibagi menjadi enam stasiun yaitu pembuatan molding atau cetakan, pembuatan lambung kapal, pemasangan frame, releasing atau pelepasan produk dari cetakan, assembly atau proses perakitan komponen kapal sehingga menjadi produk jadi (kapal), dan yang terakhir finishing. Masalah dalam proses produksi di CV. Roni Marine postur kerja yang belum ergonomis. Berdasarkan studi pendahuluan menggunakan metode OWAS, nilai resiko terbesar pada proses penghalusan bodi kapal dengan nilai resiko tiga, dapat disimpulkan postur kerja tersebut memiliki efek berbahaya dan dapat menyebabkan keluhan musculosketal disorder (MSDs) sehingga tindakan korektif perlu dilakukan segera. Postur kerja yang salah menyebabkan tingkat kelelahan subjektif (IFRC) pada pekerja tinggi dengan persentase pelemahan kegiatan 39.1%, pelemahan motivasi 27.6% dan pelemahan fisik 33.2%. Kelelahan yang dirasakan pekerja dapat menyebabkan penurunan performansi kerja, serta pelemahan kekuatan dan ketahanan fisik, sehingga menyebabkan nilai beban kerja fisik (CVL) tinggi dengan rentangan 16.45% - 37.38%. Penelitian ini bertujuan memperbaiki postur kerja dan beban kerja fisik untuk mengurangi resiko ergonomi pada pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain OWAS, kuesioner kelelahan subjektif (IFRC) dan %CVL. Hasil dari penelitian ini merupakan perbaikan postur kerja dengan membuat fasilitas kerja berupa meja yang didesain menggunakan program catia sesuai dengan data antropometri pekerja. Hasil penelitian menyatakan perancangan postur kerja dilakukan dengan membuat fasilitas kerja berupa meja berbahan besi yang didesain sesuai dengan data antropometri pekerja dengan ukuran tinggi 97 cm, panjang 200 cm dan lebar 300 cm. Sesudah penerapan meja baru, postur kerja tidak membungkuk lagi, sesuai dengan analisis OWAS terjadi penurunan resiko postur kerja menjadi satu, berarti postur kerja tersebut tidak memiliki efek berbahaya bagi pekerja. Terjadi penurunan pada persentase keluhan kelelahan subjektif menjadi pelemahan kegiatan 13.02%, pelemahan motivasi 12.5% dan pelemahan fisik 16.7%, serta penurunan nilai beban kerja fisik dengan rentangan 15.81% - 27.37%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: postur kerja, OWAS, %CVL, keluhan kelelahan subjektif (IFRC)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Novri Aditya Nugroho
Date Deposited: 30 Jun 2021 05:02
Last Modified: 30 Jun 2021 05:02
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/218

Actions (login required)

View Item View Item