EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN PENGOLAHAN LIMBAH SPONS PADA PRODUKSI JOK KURSI ROTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESSSMENT (LCA)

MUHAMAD, MAHATIR NUR (2021) EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN PENGOLAHAN LIMBAH SPONS PADA PRODUKSI JOK KURSI ROTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESSSMENT (LCA). Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (skripsi)
PDF DIGABUNG.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Home Industry “Totong Cushion” merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang furniture kerajinan kursi rotan. Produk utama yang dihasilkan dari Home Industry “Totong Cushion” adalah jok kursi rotan yang terdiri dari dudukan dan sandaran, limbah sisa produksi yang paling banyak dihasilkan dari Home Industry “Totong Cushion” adalah spons, pengolahan limbah spons yang dilakukan saat ini adalah dengan cara menjualnya kepada pengepul. Keterbatasan tempat menyimpan limbah spons mengakibatkan terjadinya penumpukkan limbah spons pada tempat produksi sebab, untuk dapat menjual limbah spons kepada pengepul berat minimal limbah spons yang harus terkumpul adalah seberat 80 kg. Limbah spons seberat 80 kg dijual kepada pengepul menggunakan mobil pickup, jarak dari Home Industry “Totong Cushion” ke tempat pengepul adalah sejauh 5 km. Home Industri “Totong Cushion” saat ini belum pernah melakukan pengukuran dampak lingkungan dari proses menjual limbah spons kepada pengepul maupun, mencoba melakukan pengolahan limbah spons menjadi produk baru untuk mengurangi terjadinya penumpukkan limbah spons pada tempat produksi. Penelitian ini melakukan evaluasi dampak lingkungan menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan batas ruang lingkup cradle to gate dan menggunakan pendekatan Eco-Indicator 99 (I) pada software Simapro 7.1. Berdasarkan hasil evaluasi dampak lingkungan LCA kategori dampak lingkungan yang paling dominan dari proses menjual limbah spons kepada pengepul adalah climate change dengan nilai kontribusi sebesar 1,33 pt atau rata-rata beban lingkungan per tahun dari proses menjual limbah spons kepada pengepul terhadap climate change dari setiap satu kali proses menjual limbah spons sebanyak 80 kg ke pengepul adalah sebesar 0,00133 sedangkan dampak lingkungan yang paling dominan dari usulan pengolahan limbah spons menjadi bantal adalah respiratory inorganics dengan nilai kontribusi sebesar 1,47 pt atau rata-rata beban lingkungan per tahun terhadap respiratory inorganics untuk setiap satu kali proses pengolahan limbah spons menjadi produk bantal adalah sebesar 0,00147.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Life Cycle Assessment (LCA), Eco-Indicator 99 (I), Cushion
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 02 Jun 2021 03:52
Last Modified: 02 Jun 2021 03:52
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/169

Actions (login required)

View Item View Item