PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN FISIK DAN NON FISIK PEKERJA PADA BAGIAN PROSES PRODUKSI

Nasution, Amelia Rachmi (2021) PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN FISIK DAN NON FISIK PEKERJA PADA BAGIAN PROSES PRODUKSI. Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (skripsi)
SKRIPSI FULL PAPER.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Faktor penting yang harus diciptakan perusahaan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan nyaman dibagian proses produksi adalah adanya intensitas cahaya dan kebisingan yang cukup agar tidak menyebabkan kelelahan fisik dan non fisik pada pekerja. Pada PT. Aneka Adhilogam Karya terdapat beberapa pekerja dibagian proses produksi machining yang mengalami kelelahan fisik dan non fisik dalam melakukan perkerjaan. Hal ini diakibatkan oleh pencahayaan yang tidak sesuai dengan standarisasi yang ada pada area produksi sebesar 46 lux dan tingkat kebisingan yang tidak sesuai dengan ambang batas pada area permesinan sebesar 87 dB sehingga menyebabkan pekerja mengalami gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, meningkatnya denyut nadi, meningkatnya tekanan darah, ganguan tidur, timbulnya rasa bosan, mudah lelah, menurunnya semangat kerja, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian adalah menganalisa pengaruh intensitas cahaya dan kebisingan terhadap kelelahan fisik dan non fisik pekerja bagian proses produksi, serta menganalisa pengaruh umur terhadap kelelahan fisik dan non fisik pekerja bagian proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, kuesioner IFRC, observasi dengan lux meter, sound level meter, metode 10 denyut nadi, dan literatur. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi sederhana, uji regresi linier berganda, dan uji koefisien determinasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh intensitas cahaya dan kebisingan terhadap kelelahan fisik pekerja dengan hubungan sebesar 80.3%, serta tingkat signifikansi sebesar 0.000. Selain itu adanya pengaruh intensitas cahaya dan kebisingan terhadap kelelahan non fisik pekerja dengan rata-rata tingkat intensitas cahaya sebesar 45.05 lux dan kebisingan sebesar 87.35 dB, terdapat 50% pekerja mengalami kelelahan berat, 30% mengalami kelelahan menengah, dan 20% pekerja mengalami kelelahan ringan. Sedangkan faktor umur sangat berpengaruh terhadap kelelahan fisik dan non fisik yang dialami pekerja, hal ini dikarenakan faktor umur berpengaruh besar terhadap energi yang dihasilkan pekerja. Semakin bertambah usia seseorang akan lebih teliti dalam melakukan pekerjaan, akan tetapi energi yang dihasilkan semakin sedikit, sehingga seseorang mudah lelah, dan rentan terhadap berbagai macam penyakit atau virus.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: ntensitas Cahaya, Kebisingan, Umur, Kelelahan Fisik, Kelelahan Non fisik
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 02 Jun 2021 03:28
Last Modified: 02 Jun 2021 03:28
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/165

Actions (login required)

View Item View Item