GEOLOGI DAN STUDI PEMODELAN 2D & 3D GERAKAN MASSA DI DAERAH MALABAR DAN SEKITARNYA KECAMATAN WANAREJA,KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH 4/9 Lembar Peta RBI Nomor 1308-514 (Wanareja)

Handoko, Wahyu Dwi (2021) GEOLOGI DAN STUDI PEMODELAN 2D & 3D GERAKAN MASSA DI DAERAH MALABAR DAN SEKITARNYA KECAMATAN WANAREJA,KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH 4/9 Lembar Peta RBI Nomor 1308-514 (Wanareja). Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (skripsi)
SKRIPSI PDF.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
PETA GEOLOGI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Secara administratif daerah penelitian berada pada Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Propinsi Jawa Tengah. Secara astronomis daerah penelitian terletak pada posisi 07°15’00’’ - 07°20’00’’LS dan 108°37’30” - 108°42’30”BT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keadaan geologi dan menyajikan 2 dimensi dan 3 dimensi (2D dan 3D) pada daerah rawan gerakan massa di daerah penelitian. Kondisi Geologi tersebut meliputi geomorfologi, stratigrafi, geologi struktur, sejarah geologi, dan geologi lingkungannya. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan, meliputi tahap studi pustaka, tahap pengumpulan data geologi lapangan meliputi ciri dan distribusi batuan, morfologi, struktur geologi dan potensi geologi, analisis dan sintesis data; dan tahap penyusunan laporan penelitian. Geomorfologi daerah penelitian terdiri atas 3 satuan geomorfik, yaitu satuan geomorfik fluvial (F), satuan geomorfik denudasional (D) dan satuan geomorfik vulkanik (V), yang selanjutnya dibagi dalam 3 subsatuan geomorfik, yaitu: subsatuan geomorfik dataran aluvial (F1), subsatuan geomorfik perbukitan denudasi (D1), dan subsatuan geomorfik gunungapi lereng tengah terdenudasi (V4). Pola aliran daerah penelitian adalah sub-dendritik, stadia sungai dari stadia muda menuju dewasa, sedangkan stadia daerah penelitian adalah berstadia muda menuju tahap stadia dewasa dengan erosi tingkat lanjut. Satuan batuan pada daerah penelitian dibagi menjadi 6 (enam) satuan batuan dan endapan campuran, dari yang tertua sampai yang paling muda berdasarkan umur kesebandingan dengan peta geologi regional yaitu satuan batupasir karbonatan Tapak dengan umur Pliosen Awal, satuan batulempung Tapak yang menjari dengan satuan batupasir silika Tapak dan satuan breksi andesit epiklastik Kumbang dengan umur Pliosen Awal, satuan breksi andesit Kumbang menjari dengan, satuan lava andesit Kumbang dengan umur Pliosen Awal dan endapan campuran berumur Holosen. Struktur geologi daerah penelitian adalah Sesar Mendatar Kanan Pangasianan Diperkirakan, Sesar Mendatar Kanan Cikoreang Diperkirakan, Sesar Turun Sada bumi Diperkirakan dan Sesar Obliq Turun Salebu Diperkirakan. Sesumber pada daerah penelitian berupa, sumberdaya air dalam bentuk air permukaan (air sungai) dan mataair yang dimanfaatkan sebagai kebutuhan sehari-hari, perkebunan dan pertanian, sumber daya tanah dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan, persawahan dan hutan, bencana alam di daerah penelitian adalah gerakan massa berupa debris Avalance dan Creep.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: geologi, gerakan massa, pemodelan, 2 dimensi dan 3 dimensi.
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 02 Jun 2021 03:10
Last Modified: 02 Jun 2021 03:10
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/163

Actions (login required)

View Item View Item