GEOLOGI DAN ANALISIS POROSITAS DAN PERMEABILITAS BATUPASIR TUFAN FORMASI HALANG SEBAGAI AKUIFER KAITANNYA SEBAGAI RECHARGE AREA DAERAH CIPEDES DAN SEKITARNYA KECAMATAN CINIRU, KABUPATEN KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT 4/9 Lembar Peta RBI No 1308-533 (Lebakwangi)

Reza, Reza (2021) GEOLOGI DAN ANALISIS POROSITAS DAN PERMEABILITAS BATUPASIR TUFAN FORMASI HALANG SEBAGAI AKUIFER KAITANNYA SEBAGAI RECHARGE AREA DAERAH CIPEDES DAN SEKITARNYA KECAMATAN CINIRU, KABUPATEN KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT 4/9 Lembar Peta RBI No 1308-533 (Lebakwangi). Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (skripsi)
SKRIPSI PDF.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (9MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Peta Geologi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Peta Geomorfologi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Peta Lintasan.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Daerah penelitian terletak ±288 km ke arah barat dari pusat kota Yogyakarta tepatnya di Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Secara astronomis daerah penelitian terletak pada posisi 07o02’30”LS-108o30’00”BT dan 07o07’30”LS-108o35’00”BT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan geologi daerah penelitian meliputi geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi dan geologi lingkungannya, serta untuk melakukan analisis porositas dan permeabilitas Batupasir tufan Formasi Halang sebagai akuifer kaitannya sebagai recharge area daerah Cipedes dan sekitarnya, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pemetaan geologi permukaan yang meliputi beberapa tahapan, yaitu tahap pra lapangan berupa studi pustaka terdahulu, tahap lapangan yaitu pengambilan data dan tahap pasca lapangan berupa analisis laboratorium dan studio. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi 2 satuan geomorfologi yaitu satuan geomorfologi asal struktural (S) yaitu subsatuan geomorfologi perbukitan lipatan kompleks (S21), subsatuan geomorfologi lembah antiklin sesar naik (S16), subsatuan geomorfologi bukit intrusi terisolir (S4), dan satuan geomorfologi asal fluvial (F) yaitu subsatuan geomorfologi tubuh sungai (F2). Daerah penelitian memiliki pola pengaliran trellis. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi 5 satuan stratigrafi tidak resmi yang berurutan dari tua ke muda adalah satuan batupasir karbonatan Rambatan, satuan perselingan batupasir tufan-tuf Halang, satuan breksi andesit Gununghurip, satuan napal Kalibiuk, dan satuan intrusi basalt. Struktur geologi daerah penelitian yaitu Sesar Naik Cipakem, Sesar Naik Ciniru, Sesar Naik Cijemit, Sesar Naik Situgede, Sesar Mendatar Kanan Cipakem, Sesar Mendatar Kanan Sri Gading, dan Sesar Mendatar Kiri Ci Jamika. Adapun struktur lipatan yaitu: Antiklin Cipakem, Sinklin Cipakem, Antiklin Ciniru, Sinklin Ciniru, Antiklin Terbalik Cipakem, Antiklin Mekarsari, Sinklin Mekarsari, Sinklin Pamupukan, Sinklin Bangunjaya, Sinklin Giriwaringin dan Antiklin Giriwaringin. Sesumber daerah penelitian terdiri dari air, bahan galian non logam, lahan. Potensi bencana di daerah penelitian yaitu gerakan tanah berupa longsoran dan jatuhan. Hasil analisis porositas sampel 1 (1,53 %) dan sampel 2 (2,16 %) menunjukkan hasil yang sama yaitu “Porositas kecil”. Hasil analisis permeabilitas didapatkan nilai untuk sampel 1 (937,4689 mD) dan sampel 2 (345,9799 mD) dengan kelas “Baik sekali (very good)”.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: batupasir tufan, Halang, porositas, permeabilitas, Kuningan
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 02 Jun 2021 02:31
Last Modified: 02 Jun 2021 02:31
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/157

Actions (login required)

View Item View Item