GEOLOGI DAERAH KARANGJAYA DAN SEKITARNYA KECAMATAN CINEAM, KABUPATEN TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT STUDI KASUS ANALISIS KELERENGAN DAERAH RAWAN GERAKAN TANAH DI DESA KARANGJAYA 4/9 Lembar Peta RBI Nomor 1308-422 (Raksabaya)

Putra Gunawansyah, Deden (2021) GEOLOGI DAERAH KARANGJAYA DAN SEKITARNYA KECAMATAN CINEAM, KABUPATEN TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT STUDI KASUS ANALISIS KELERENGAN DAERAH RAWAN GERAKAN TANAH DI DESA KARANGJAYA 4/9 Lembar Peta RBI Nomor 1308-422 (Raksabaya). Sarjana thesis, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.

[img] Text (SKRIPSI)
SKRIPSI PDF.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (SKRIPSI)
KELERENGAN FIX.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (SKRIPSI)
PETA GEOLOGI.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (SKRIPSI)
PETA GEOMORFOLOGI.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (SKRIPSI)
PETA LINTASAN.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan pemetaan geologi adalah untuk mengetahui kondisi geologi permukaan yang mencakup aspek geomorfologi, litologi, stratigrafi dan struktur geologi yang pada akhirnya dapat digunakan untuk menentukan sejarah geologi dan aspek-aspek geologi lingkungan serta mengetahui kemiringan lereng untuk menentukan daerah rawan gerakan tanah di daerah penelitian. Daerah penelitian secara administratif terletak di daerah Desa Karangjaya, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Secara astronomis daerah penelitian terletak pada Koordinat 07o25’00’’ - 07o 30’00’’ LS dan 108o22’30” - 108o27’30” BT. Metode yang digunakan untuk menganalisis dan memecahkan masalah dalam penelitian yaitu pengambilan data lapangan dengan cara pemetaan geologi permukaan, dengan pengamatan secara langsung unsur-unsur geologi, seperti geomorfologi, struktur geologi, stratigrafi dan geologi lingkungan yang didukung dengan analisis laboratorium dan literatur-literatur yang ada. Hasil penelitian berupa peta geomorfologi di daerah penelitian terdiri dari satuan geomorfik asal Denudasioanal terdiri atas perbukitan landai terdenudasi (D1) Perbukitan sedang terdenudasi (D2), dan pegunungan terdenudasi (D3). Pola aliran daerah penelitian yaitu dendritik dan subpararlel. Stadia sungai dan daerah di daerah penelitian adalah dewasa. Stratigrafi daerah penelitian tersusun dari yang paling tua ke muda adalah satuan breksi andesit Jampang dan tuf Jampang dengan umur Miosen Awal, stratigrafi di atasnya tidak selaras dengan satuan batupasir Halang dengan umur Miosen Akhir-Pliosen (N16-N20), menjari dengan tuf Bentang dengan umur Miosen Akhir (N16-N19), kemudian terendapkan endapan campuran. Struktur geologi daerah penelitian berupa sesar diperkirakan. Sesar tersebut yaitu: Sesar Mendatar Karangjaya diperkirakan. Sesumber geologi yang ada di daerah penelitian berupa sumber daya air, sumber daya lahan berupa lahan pertanian dan lahan perkebunan, dan bahan galian andesit dan materian lepas. Bencana geologi di daerah penelitian berupa gerakan tanah. Dari hasil analisis kelerengan daerah penelitian merupakan daerah rawan bencana gerakan tanah dengan kondisi kemiringan lereng rata-rata diatas 30% atau diatas 15° dengan sekitar 30% dari daerah penelitian merupakan rawan gerakan tanah. Jenis pergerakan yang dapat terjadi di daerah penelitian berupa longsoran rotasi, longsoran translasi dan longsoran blok.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Geologi, geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, gerakan tanah
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi (S1)
Depositing User: Admin Perpus
Date Deposited: 31 May 2021 03:14
Last Modified: 31 May 2021 03:14
URI: http://eprints.akprind.ac.id/id/eprint/139

Actions (login required)

View Item View Item